Laptop Skripsi Mahasiswa UTM Digondol Maling Saat Tertidur di Musholla
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Seorang mahasiswa semester akhir Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi korban pencurian laptop saat tertidur di Musholla Baitul Muttaqin, Jalan Raya Kampus UTM, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Kamis dini hari.
Aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV musholla. Dalam rekaman tersebut, seorang pemuda terlihat mondar-mandir di area dalam musholla sebelum akhirnya mengambil laptop milik korban yang berada di dalam tas hitam.
Korban diketahui bernama Vedrik Ardika, mahasiswa semester VIII Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik UTM. Saat kejadian, Vedrik mengaku tertidur pulas usai pulang malam dari laboratorium kampus.
Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sempat mengamati kondisi sekitar sebelum mendekati tas korban yang berada di sisi selatan musholla.
Dengan perlahan, pelaku membuka tas tersebut dan mengambil laptop yang berada di dalamnya. Setelah berhasil membawa barang curian, pelaku langsung keluar dari musholla.
Vedrik baru menyadari dirinya menjadi korban pencurian saat bangun menjelang Subuh. Ia curiga setelah melihat posisi tas miliknya sudah berpindah sekitar dua meter dari tempat semula.
“Saya baru sadar waktu bangun Subuh. Tas sudah bergeser dari posisi awal dan setelah dicek laptop sudah hilang,” ujar Vedrik.
Meski di dalam tas terdapat sejumlah barang berharga lainnya, pelaku hanya mengambil laptop milik korban. Hal itu membuat Vedrik semakin terpukul karena perangkat tersebut berisi dokumen penting untuk persiapan bimbingan dan sidang skripsi yang dijadwalkan berlangsung akhir Mei mendatang.
Bagi mahasiswa semester akhir, kehilangan laptop bukan sekadar kerugian materiil. Data skripsi, revisi bimbingan, hingga dokumen akademik penting tersimpan di dalam perangkat tersebut.
“Di laptop itu ada semua data skripsi saya. Persiapan sidang juga ada di sana,” katanya.
Insiden ini terjadi di kawasan perkampungan mahasiswa Telang yang dikenal cukup ramai oleh aktivitas mahasiswa UTM, termasuk pada malam hingga dini hari.
Usai kejadian, Vedrik bersama pengurus Musholla Baitul Muttaqin langsung melaporkan kasus pencurian tersebut ke Mapolsek Kamal. Rekaman CCTV juga telah diserahkan sebagai barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang wajahnya terekam cukup jelas dalam kamera pengawas musholla. Warga dan mahasiswa sekitar diimbau lebih waspada terhadap aksi pencurian, terutama saat beristirahat di tempat umum.(rhm)