Ratusan Warga Serbu Makan Soto Madura Gratis di Pamekasan

Makan soto gratis sangat diminati soto gratis di Pamekasan Madura
Sumber :
  • Riskiyadi

Pamekasan-, Ratusan warga memadati kawasan Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (30/5/2026) pagi. Mereka datang untuk menikmati berbagai makanan berkuah yang disajikan secara gratis dalam kegiatan Festival Berkah Royko.

img_title Sapi Kurban di Bangkalan Kabur, Pengendara Panik

 

Sejak pagi, warga terlihat berbondong-bondong mendatangi sejumlah stan kuliner yang menyediakan aneka hidangan khas, mulai dari soto Madura, bakso, sup daging hingga kikil. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga area festival dipenuhi pengunjung dari berbagai kecamatan di Pamekasan.

img_title Inspiratif, Dua Bocil Bongkar Tabungan Celengan Berbuah Kambing Kurban

 

Meski dipadati warga, pelaksanaan festival berlangsung tertib. Panitia telah menyiapkan sistem pembagian kupon untuk mengatur antrean dan mencegah terjadinya penumpukan pengunjung di lokasi pembagian makanan.

img_title Madura Never Die: Harga Diri, Loyalitas, dan Semangat yang Tak Pernah Padam

 

Jamal (42), salah seorang warga Kecamatan Larangan, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana festival sekaligus mencicipi makanan gratis yang disediakan panitia.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, terutama saat akhir pekan. Selain dapat menikmati kuliner khas Madura, warga juga bisa menghabiskan waktu bersama keluarga di ruang terbuka publik.

 

“Saya sengaja datang bersama anak dan istri. Sambil jalan-jalan di taman Monumen Arek Lancor, kami juga bisa menikmati soto, bakso, dan sup daging secara gratis,” ujar Jamal.

 

Festival Berkah Royko sendiri merupakan kegiatan yang digelar untuk menghadirkan momen kebersamaan masyarakat melalui sajian kuliner. Acara ini juga memanfaatkan momentum libur Iduladha yang identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga.

 

Marketing & Media Head Foods Unilever Indonesia, Nuning Wachyuningsih, mengatakan bahwa masyarakat Madura memiliki tradisi khas yang dikenal dengan istilah Toron, yakni pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga saat momen tertentu.

 

Menurutnya, tradisi tersebut menjadi inspirasi untuk menghadirkan festival kuliner yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat secara gratis.

 

“Momen kebersamaan masyarakat Madura sangat kuat, terutama melalui tradisi Toron. Karena itu, Royko ingin menghadirkan kebersamaan melalui sajian makanan yang lezat dan bisa dinikmati bersama oleh warga Pamekasan,” katanya.

 

Nuning menambahkan, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Satpol PP, dan kepolisian untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Halaman Selanjutnya
img_title