Misteri Motor Terlantar di Suramadu Terkuak, Pemiliknya Ditemukan Tewas
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Teka-teki keberadaan pemilik sepeda motor yang ditemukan tak bertuan di Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan, akhirnya terungkap. Motor yang sempat viral di media sosial itu diketahui milik seorang wanita muda yang kemudian ditemukan tewas mengambang di perairan Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Jawa Timur.
Penemuan jasad tersebut bermula saat warga pesisir selatan Bangkalan dikejutkan oleh sosok mayat perempuan yang terapung di antara kapal-kapal tugboat. Kondisi itu langsung dilaporkan ke aparat setempat. Petugas gabungan dari kepolisian, Koramil, dan Polsek Kamal bersama warga segera melakukan evakuasi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat untuk menjalani pemeriksaan visum. Saat pertama ditemukan, korban tidak membawa identitas apa pun, sehingga petugas sempat mengalami kesulitan dalam proses identifikasi.
Namun, titik terang mulai muncul setelah polisi mengaitkan temuan tersebut dengan sepeda motor misterius yang sebelumnya ditemukan terparkir di jalur roda dua Jembatan Suramadu pada 29 April lalu. Motor tersebut ditemukan lengkap dengan helm dan tas, namun tanpa keberadaan pemiliknya, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Setelah dilakukan pencocokan data dan ciri fisik, identitas korban akhirnya terungkap. Pihak keluarga yang datang langsung ke Puskesmas Kamal memastikan bahwa jasad tersebut adalah LWS (26), seorang wanita asal Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Diketahui, sebelum penemuan jasad, korban telah dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polresta Sidoarjo. Laporan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi aparat dalam mengungkap identitas korban.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan bahwa korban merupakan pemilik sepeda motor yang ditemukan di Jembatan Suramadu. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan korban sengaja meninggalkan kendaraannya sebelum melompat dari jembatan.
“Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi pasti kejadian,” ujar Agung.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian tragis di kawasan Jembatan Suramadu yang kerap menjadi perhatian publik. Lokasi yang menjadi penghubung Pulau Madura dan Surabaya itu memang sering dilalui ribuan kendaraan setiap harinya, namun juga beberapa kali dikaitkan dengan insiden serupa.