Gen Z Bangkalan Sukses Jual Kambing Kurban via Medsos

Peternakan kambing di Bangkalan Madura
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Menjelang Hari Raya Idul Adha, peternak kambing dari kalangan Gen Z di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kebanjiran pesanan hewan kurban. Berbekal strategi pemasaran digital melalui media sosial, usaha peternakan yang dikelola anak muda ini mampu menjangkau pembeli dari berbagai kecamatan hingga Kota Surabaya.

img_title Madura Never Die: Harga Diri, Loyalitas, dan Semangat yang Tak Pernah Padam

 

Fenomena tersebut terlihat di Tiga Raja Farm, peternakan kambing yang berada di Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Usaha ternak ini dikelola oleh Irza Firmansyah, pemuda berusia 25 tahun yang baru lulus kuliah sekitar setahun lalu.

img_title Tumpahan Solar Bongkar Sindikat BBM Ilegal di Madura

 

Di tangan Irza, bisnis peternakan yang identik dengan pekerjaan kalangan tua disulap menjadi usaha modern berbasis digital. Ia memanfaatkan media sosial untuk memasarkan kambing kurban, mulai dari mengunggah foto dan video kondisi ternak hingga melayani pemesanan secara online.

img_title Pencuri HP di Supermarket Bangkalan Tertangkap Usai Tabrak Mobil

 

Strategi tersebut terbukti efektif. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 20 ekor kambing telah dipesan konsumen untuk kebutuhan kurban dan jumlah pesanan terus bertambah menjelang Idul Adha.

 

“Alhamdulillah, pemesan tidak hanya dari Bangkalan, tapi juga ada yang dari Surabaya. Banyak konsumen lebih mudah memilih kambing lewat media sosial,” ujar Irza saat ditemui di kandangnya.

 

Harga kambing yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta per ekor. Harga ditentukan berdasarkan bobot dan kualitas kambing. Tiga Raja Farm menyediakan beberapa kategori, mulai kelas standar, medium, premium hingga kelas sultan dengan ukuran dan bobot yang lebih besar.

 

Selain fokus pada pemasaran digital, Irza juga menerapkan sistem perawatan ternak secara modern dan terukur. Pemberian pakan dan nutrisi disesuaikan dengan berat masing-masing kambing agar kondisi hewan tetap sehat dan memenuhi standar hewan kurban.

 

Untuk menjaga kualitas ternak, kambing juga rutin mendapatkan suntikan vitamin. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga daya tahan tubuh hewan sekaligus mencegah munculnya penyakit.

 

Tak hanya itu, kebersihan kandang juga menjadi perhatian utama. Area kandang secara berkala disemprot cairan disinfektan untuk menjaga sanitasi dan mencegah penyebaran penyakit pada ternak.

 

Menurut Irza, kepercayaan konsumen menjadi hal paling penting dalam bisnis hewan kurban. Karena itu, ia memastikan seluruh kambing yang dijual dalam kondisi sehat dan layak kurban.

 

Keberhasilan Tiga Raja Farm menunjukkan bahwa dunia peternakan kini mulai diminati generasi muda. Dengan sentuhan teknologi dan pemasaran digital, bisnis ternak tidak lagi dipandang sebagai usaha tradisional, melainkan peluang usaha modern yang menjanjikan keuntungan besar, terutama menjelang musim kurban.(RHM)