Klinik Pratama UTM Resmikan Layanan Faskes Umum: Siap Perkuat Program Kampus Berdampak

Launching klinik pratama UTM
Sumber :

Bangkalan-, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi meluncurkan Layanan Umum Klinik Pratama UTM sebagai fasilitas kesehatan yang kini dapat diakses oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Peresmian ini juga menandai dibukanya layanan Fasilitas Kesehatan (Faskes) BPJS Kesehatan di kampus, sebagai wujud nyata komitmen UTM dalam memperluas dampak sosial dan kesehatan bagi masyarakat Madura.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Acara peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, S.Ag., S.H., M.H., Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Hj. Nur Hotibah, S.St., Bd., M.MKes, serta jajaran pimpinan universitas, BPJS Kesehatan, Asosiasi Klinik Indonesia, tokoh masyarakat, perwakilan desa–kecamatan, dan para pengasuh pondok pesantren sekitar UTM. Kehadiran berbagai unsur tersebut mempertegas posisi Klinik Pratama UTM sebagai layanan kesehatan inklusif yang terbuka bagi semua lapisan masyarakat.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Klinik Berakreditasi Paripurna, Resmi Layani Publik

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Dalam sambutannya, Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengoperasian layanan umum klinik merupakan langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan. Ia mengungkapkan rasa syukur karena Klinik Pratama UTM telah meraih akreditasi Paripurna, predikat tertinggi untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama.

 

“Grand Launching ini akan terus meningkatkan pelayanan dan kapasitas klinik. Hari ini juga kami memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada 100 peserta. Semoga memberikan manfaat dan barokah bagi kita semua,” ujarnya.

 

Rektor menambahkan bahwa setelah kerja sama dengan BPJS Kesehatan rampung pada akhir 2025, klinik kini terbuka bagi masyarakat umum.

“Yang awalnya hanya untuk internal, kini sudah kami buka untuk eksternal. Banyak masyarakat belum mengetahui bahwa BPJS bisa digunakan di Klinik Pratama UTM. Karena itu, kami memfasilitasi pemindahan Faskes secara kolektif bagi mahasiswa, tenaga kependidikan, dosen, maupun masyarakat,” jelasnya.

 

Ia juga menyinggung prioritas UTM untuk mendirikan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari kontribusi kampus dalam pemerataan tenaga kesehatan. “Insyaallah izin Fakultas Kedokteran dapat tuntas tahun depan. Mohon doa dan dukungannya,” tuturnya.

 

Pemkab Apresiasi: Sinergi Bukan Kompetisi

 

Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UTM dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

 

“Mulai hari ini Klinik Pratama UTM resmi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Semoga dapat terus melayani masyarakat umum dan mahasiswa. Masyarakat Bangkalan merasa sangat terbantu. Ini bukan persaingan dengan fasilitas kesehatan pemerintah, tetapi sinergi yang kami syukuri,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa keberadaan layanan kesehatan UTM mendukung Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bangkalan.

“Kebutuhan dokter di Madura sangat tinggi—bahkan satu dokter melayani lebih dari sepuluh ribu penduduk. Kami berharap Fakultas Kedokteran UTM bisa segera terealisasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis,” ujarnya.

 

Peresmian Ditandai Pemotongan Pita & Pemindahan Faskes BPJS

 

Acara dilanjutkan dengan doa bersama serta prosesi pemotongan pita, yang menjadi tanda dibukanya layanan Klinik Pratama UTM secara resmi. Peresmian ini juga dirangkaikan dengan pemindahan Faskes BPJS Kesehatan secara simbolis, difasilitasi melalui layanan mobile service BPJS agar proses lebih cepat dan efisien.

 

Agenda berlanjut dengan Pemeriksaan dan Pengobatan Massal Gratis bagi 100 peserta, mulai dari pemeriksaan dasar, konsultasi medis, pemberian obat, hingga edukasi kesehatan oleh tim medis Klinik Pratama UTM. Peserta berasal dari sivitas akademika UTM, perwakilan desa dan kecamatan, serta pengasuh pondok pesantren sekitar kampus.

 

Wujud Komitmen UTM sebagai Kampus Berdampak

 

Dengan mulai beroperasinya layanan umum Klinik Pratama UTM, universitas menegaskan komitmennya sebagai Kampus Berdampak, yakni institusi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam pelayanan publik.

 

Klinik Pratama UTM diharapkan menjadi fasilitas kesehatan yang dekat, mudah dijangkau, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Madura.