Motor Tabrak Pembatas Jalan, Dua Bersaudara Tewas di Pamekasan
- Rizkyadi
Pamekasan-, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Tagangser Saya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Dua bersaudara asal Desa Bajur, Kecamatan Waru, dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.
Kedua korban diketahui berinisial SZ (19), laki-laki, dan HS (18), perempuan. Mereka mengalami luka berat usai sepeda motor yang dikendarai menabrak pembatas jalan di sisi kiri ruas jalan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat korban melaju dari arah utara ke selatan dengan posisi berboncengan. Saat melintasi jalan menanjak, kendaraan yang mereka kendarai diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya kehilangan kendali.
“Diduga pengendara tidak mampu menguasai kendaraan saat melintas di jalan menanjak. Motor kemudian menabrak pembatas jalan di kiri, sehingga kedua korban terlempar dan mengalami benturan keras,” ujar Slamet, Jumat (27/3/2026).
Akibat benturan tersebut, kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala serta patah tulang pada pergelangan tangan. Salah satu korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
“Satu korban meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit,” tambahnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan korban yang mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kecelakaan tersebut dipastikan merupakan kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain.
“Dari keterangan saksi di lokasi, tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Ini murni kecelakaan tunggal,” tegas Slamet.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumah duka di Desa Bajur. Rencananya, keduanya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat kondisi jalan yang menanjak dan rawan kecelakaan jika dilalui dengan kecepatan tinggi. Kepolisian pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.