TMMD ke-128 Bangkalan Bangun Jalan hingga Sumur Bor, Warga Rasakan Manfaat Nyata
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Galis Dajah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menunjukkan hasil signifikan melalui berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar yang langsung dirasakan masyarakat.
Program yang berada di bawah naungan Kodim 0829 Bangkalan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga desa dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 itu berhasil menghadirkan sejumlah perubahan penting di Desa Galis Dajah. Mulai dari perbaikan jalan desa, pembangunan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, hingga pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Semangat gotong royong tampak jelas selama proses pengerjaan berlangsung. Anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup warga.
Salah satu pembangunan yang paling dirasakan manfaatnya ialah perbaikan akses jalan desa yang selama puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini mulai mempermudah aktivitas masyarakat, terutama untuk kebutuhan ekonomi dan pendidikan.
Selain itu, program TMMD juga menghadirkan solusi atas persoalan kekeringan yang selama ini kerap dialami warga. Melalui pembangunan sumur bor dan penyediaan sumber air bersih, masyarakat kini memiliki akses air yang lebih layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD ke-128 juga menyasar sektor hunian warga. Sejumlah rumah tidak layak huni diperbaiki agar masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Fasilitas pendidikan juga turut mendapat perhatian dalam program tersebut. Perbaikan sarana pendidikan dilakukan guna menunjang kegiatan belajar mengajar agar lebih layak dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.
Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiono selaku Waaster Kasal mengatakan, program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut.
“TMMD menjadi wujud kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Semangat gotong royong inilah yang harus terus dijaga,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).