Pohon Tua Tumbang di Bangkalan, Timpa Perahu Nelayan dan Warung Warga
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Insiden tak terduga terjadi di Kampung Lebak, Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, saat sebuah pohon jaranan berukuran besar tiba-tiba roboh tanpa didahului angin kencang maupun hujan. Pohon yang berdiri di tepi muara sungai itu tumbang dan menimpa dua perahu nelayan serta sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai warung milik warga.
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari, ketika aktivitas warga sedang berlangsung normal. Pemilik rumah diketahui tengah memasak kepiting rajungan untuk dijual, sebelum tiba-tiba terdengar suara patahan keras dari arah luar. Tak lama kemudian, pohon besar tersebut ambruk dan menghantam bangunan serta perahu yang terparkir di pinggir sungai.
“Suara patahannya keras sekali, kami langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ujar pemilik rumah yang masih tampak syok usai kejadian.
Akibat kejadian ini, dua perahu nelayan yang sedang bersandar mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, rumah sekaligus warung milik warga juga mengalami kerusakan di bagian atap dan dinding. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan bersama warga setempat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Mengingat ukuran batang pohon yang besar dan banyaknya dahan yang menyulitkan proses pembersihan, petugas harus memotongnya menjadi bagian-bagian kecil menggunakan gergaji mesin.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati, terutama karena lokasi kejadian berada di jalur sungai yang menjadi akses utama perahu nelayan menuju laut. Pembersihan ini penting agar aktivitas para nelayan tidak terganggu lebih lama.
Dari hasil pengamatan sementara, pohon jaranan tersebut diduga tumbang akibat faktor usia. Bagian pangkal batang terlihat sudah lapuk dan rapuh, sehingga tidak lagi mampu menopang beban pohon yang besar.
Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya dari lingkungan sekitar, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Dalam dua pekan terakhir, cuaca ekstrem sering terjadi secara tiba-tiba, baik sore maupun malam hari. Kami mengimbau warga dan nelayan untuk selalu berhati-hati,” ujarnya.
BPBD juga meminta warga segera melaporkan jika menemukan pohon tua atau berpotensi tumbang di sekitar permukiman maupun jalur aktivitas umum, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(RHM)