Tangis dari Dalam Kardus: Bayi Ditemukan di Pasar Sapi Bangkalan

Bayi malang saat ditemukan warga dibpasar sapi Blega Bangkalan
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Warga Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang dibuang di dalam kardus di area Pasar Sapi, Jumat pagi. Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik dan memicu keprihatinan luas.

Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Kaitkan dengan Cuaca Ekstrem

 

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang pedagang yang hendak membuka lapak di sekitar warung makan dalam area pasar. Awalnya, mereka mendengar suara lirih yang dikira berasal dari anak kucing. Namun rasa penasaran membawa keduanya mendekat ke sumber suara, yang ternyata berasal dari sebuah kardus tergeletak di depan warung.

Curas Siang Bolong di Sumenep, Warga Pamekasan Ditangkap Polisi

 

Saat kardus dibuka, keduanya terkejut mendapati seorang bayi laki-laki yang masih hidup, terbungkus sarung. Kondisinya memprihatinkan, dengan luka memar di bagian mata dan kepala, serta tubuhnya dipenuhi gigitan semut.

Ibu-Anak Ditemukan Tewas di Sungai Bangkalan, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

 

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berkerumun. Sejumlah ibu-ibu dengan sigap menggendong bayi itu, membersihkan tubuhnya dari semut, serta membungkusnya dengan kain agar tetap hangat. Suasana haru pun tak terelakkan, bahkan beberapa warga terlihat menangis melihat kondisi bayi yang diduga baru saja dilahirkan tersebut.

 

Tak sedikit warga yang mengaku siap mengadopsi bayi itu. Namun, aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera mengambil tindakan dengan membawa bayi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Hasil pemeriksaan tenaga medis menunjukkan bahwa kondisi bayi dalam keadaan selamat, meski terdapat bercak merah akibat gigitan semut. Bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk perawatan lebih lanjut.

 

Kapolsek Blega, AKP Syamsuri, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan guna menangani kasus ini, termasuk terkait administrasi dan perlindungan bayi.

 

“Bayi tersebut saat ini sudah ditangani oleh Dinas Sosial dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syamrabu,” ujarnya.

 

Sementara itu, polisi juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang bayi tersebut. Kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya tanggung jawab orang tua serta perlindungan terhadap anak. Di tengah keprihatinan, kepedulian warga menjadi secercah harapan bagi masa depan bayi yang kini berjuang untuk hidup.(RHM)