Kepergok Curi Blower AC, Dua Pria di Bangkalan Babak Belur
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Dua orang terduga pelaku pencurian blower AC di sebuah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Raya Ketengan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa, Minggu (11/5/2026). Bahkan, sepeda motor milik pelaku dibakar warga yang geram dengan aksi pencurian tersebut.
Peristiwa itu terekam dalam video amatir warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat puluhan warga melampiaskan kemarahan kepada dua pria yang diduga hendak mencuri blower AC di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum beroperasi.
Tak hanya warga sekitar, sejumlah pengendara yang melintas di lokasi juga ikut memukul kedua terduga pelaku. Situasi semakin memanas ketika warga membakar sepeda motor yang digunakan pelaku.
Selain itu, kedua pria tersebut sempat diarak warga dari depan bangunan SPPG menuju depan toko di sekitar lokasi sambil diinterogasi mengenai aksi yang dilakukan.
Kedua terduga pelaku diketahui berinisial RS (29) dan SAH (24), warga Kampung Kejawan, Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Bangkalan.
Warga mengaku geram lantaran dua hari sebelumnya blower AC di sisi timur bangunan dapur SPPG juga dilaporkan hilang dicuri. Saat warga kembali memergoki adanya upaya pencurian di sisi barat bangunan, emosi massa langsung memuncak.
Beruntung, sejumlah tokoh masyarakat setempat segera turun tangan untuk meredam amarah warga agar tidak terus melakukan aksi main hakim sendiri sebelum polisi datang ke lokasi.
Tak lama kemudian, petugas kepolisian tiba di tempat kejadian dan langsung mengamankan kedua terduga pelaku dari kepungan massa. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Burneh, Iptu Mas Herly, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pria itu dipergoki warga saat diduga hendak mencuri blower AC yang berada di tembok sisi barat dapur SPPG.
“Dua hari sebelumnya memang ada blower AC di sisi timur bangunan yang hilang. Saat warga kembali memergoki dugaan pencurian, massa langsung emosi,” ujar Iptu Mas Herly.
Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sebuah kunci pas yang diduga digunakan untuk mempermudah aksi pencurian.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam kasus pencurian sebelumnya di lokasi yang sama.(rhm)