Ketika Bocil Pergoki Pengamen Curi Kotak Amal, Pelaku Babak Belur

Pelaku pencurian kotak amal di Bangkalan ketika diciduk Polisi
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Seorang pengamen babak belur dihajar massa setelah tertangkap saat diduga hendak kembali mencuri kotak amal Masjid Al-Hudda di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat malam (8/5/2026). Pelaku disebut sudah tiga kali beraksi dan menyebabkan kerugian hingga sekitar Rp20 juta.

Konvoi Kelulusan Ricuh, Sejumlah Pelajar di Bangkalan Diamankan Polisi

 

Warga yang geram akhirnya menangkap pria yang mengaku berasal dari Surabaya tersebut saat berada di area masjid. Sebelum diamankan, pelaku diketahui sempat terekam kamera CCTV ketika menggondol uang kotak amal pada Rabu malam lalu.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi di Pamekasan, Dugaan Mafia BBM Madura Kian Disorot

 

Kecurigaan warga terhadap pelaku semakin kuat setelah sejumlah anak yang sedang bermain petak umpet di sekitar masjid melihat keberadaan pria tersebut. Anak-anak itu kemudian memberitahu warga karena mengenali sosok pengamen yang selama ini dicurigai menjadi pelaku pencurian kotak amal.

Begini Ketika 'GARAM MADURA MANIS'

 

Warga yang sudah lama resah langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pria itu sebelum sempat membobol kotak amal kembali. Saat dilakukan penggeledahan, warga menemukan sebuah tang dan paku yang diduga akan digunakan untuk mencongkel serta merusak gembok kotak amal masjid.

 

Emosi warga pun memuncak. Pelaku langsung diikat dan dihajar beramai-ramai hingga mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh. Beruntung, beberapa tokoh masyarakat segera turun tangan untuk meredam amarah warga agar aksi main hakim sendiri tidak berlanjut.

 

Tak lama kemudian, aparat Kepolisian Sektor Burneh datang ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Dengan kondisi lemas dan babak belur, pria tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Humas Takmir Masjid Al-Hudda, Abdur Rahem, mengatakan aksi pencurian kotak amal itu sudah sangat meresahkan jamaah dan warga sekitar. Menurutnya, uang yang hilang berasal dari sumbangan masyarakat untuk kebutuhan operasional dan kegiatan masjid.

 

“Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta dari beberapa kali aksi pencurian,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Burneh IPTU Mas Herly membenarkan penangkapan terduga pelaku pencurian kotak amal tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi serupa di lokasi lain.

 

Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap pelaku tindak kriminal dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.(RHM)