Konvoi Kelulusan Ricuh, Sejumlah Pelajar di Bangkalan Diamankan Polisi
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Euforia kelulusan siswa tingkat SMA sederajat di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, berubah ricuh dan meresahkan warga. Ratusan pelajar melakukan konvoi kendaraan sambil menggeber knalpot brong hingga nyaris terlibat bentrokan antarsekolah di kawasan Pelabuhan Kamal.
Aksi konvoi itu terjadi di jalan raya area luar kompleks Pelabuhan Kamal. Para pelajar terlihat berkeliling menggunakan sepeda motor dengan seragam penuh coretan cat sebagai bentuk perayaan kelulusan.
Namun, aktivitas tersebut justru memicu keresahan masyarakat dan pengguna jalan. Selain menyebabkan kebisingan akibat suara knalpot brong, sebagian pelajar juga terlihat menguasai badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Warga sekitar mengaku terganggu dengan aksi para siswa yang dinilai berlebihan. Apalagi sejumlah pelajar tampak saling memprovokasi saat bertemu kelompok sekolah lain di jalan.
Tak berselang lama, keributan pun pecah di kawasan Jalan Pelabuhan Timur. Berdasarkan keterangan warga, beberapa pelajar sempat terlibat aksi saling pukul hingga membuat situasi semakin memanas.
“Awalnya cuma konvoi biasa, tapi lama-lama saling ejek dan akhirnya nyaris tawuran,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Karena khawatir bentrokan meluas, warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek setempat bersama personel Satsamapta Polres Bangkalan langsung mendatangi lokasi untuk membubarkan kerumunan pelajar.
Saat polisi tiba, sejumlah pelajar berusaha melarikan diri. Namun petugas berhasil mengamankan beberapa siswa beserta sepeda motor mereka. Kendaraan yang menggunakan knalpot brong itu kemudian diangkut menggunakan mobil patroli polisi.
Setelah diamankan, para pelajar dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk diberikan pembinaan dan edukasi. Polisi juga menghadirkan sejumlah guru dari sekolah masing-masing agar para siswa mendapat arahan secara langsung.
Di Aula Mapolres Bangkalan, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum dan keselamatan berlalu lintas. Polisi menilai aksi konvoi berlebihan berpotensi memicu kecelakaan hingga konflik antarpelajar.
Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama mengatakan, pihak kepolisian tidak melarang siswa merayakan kelulusan, namun perayaan harus dilakukan dengan cara yang positif dan tidak mengganggu masyarakat.