Sejak 1914, Sate Mak Cenneng Bangkalan Laris Manis Saat Ramadan

Kuliner sate legendaris Mak Cenneng Bangkalan Madura
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-madura.viva.co.id-, Warung Sate dan Gule Mak Cenneng, kuliner legendaris khas Bangkalan, kembali menyita perhatian warga saat bulan suci Ramadan. Warung yang berdiri sejak tahun 1914 ini tetap eksis dan ramai pembeli, bahkan dalam beberapa jam saja mampu menghabiskan satu ekor kambing.

Ramadan Aman, Polisi Bangkalan Pelototi Perang Sarung dan Balap Liar

Kuliner legendaris yang kini dikelola generasi ketiga ini berlokasi di Jalan Letnan Sunarto, Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan. Sejak 1965, usaha tersebut diteruskan oleh keluarga dan tetap mempertahankan resep turun-temurun yang menjadi kunci kelezatannya.

 

Terekam CCTV, Pria Gondol Rokok dan Aksesori HP di Bangkalan

Sate dan gule kambing Mak Cenneng dikenal memiliki tekstur daging yang empuk dengan bumbu khas yang meresap sempurna. Aroma sedap yang menggoda selera membuat para pelanggan tak ragu datang kembali. Selain sate dan gule kambing, warung ini juga menyediakan sate ayam, sate kambing, serta sate daging sapi sebagai alternatif bagi pelanggan yang tidak mengonsumsi kambing.

 

Polres Sumenep Tegas Bantah Kriminalisasi Tersangka Kasus Solar Subsidi

Warung ini mulai buka setiap sore pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, sehingga menjadi pilihan favorit warga untuk menu berbuka puasa maupun persiapan sahur.

 

Salah satu pelanggan, Vicky Hartinanda, mengaku ketagihan dengan cita rasa sate kambing di warung tersebut. Menurutnya, selain rasanya yang enak, sate kambing Mak Cenneng tidak berbau prengus seperti kebanyakan sate kambing lainnya.

 

Hal senada disampaikan Abd Azis. Ia menyebut menu favoritnya adalah sate dan gule kambing, meski tersedia juga pilihan sate ayam dan sapi bagi pelanggan yang menghindari kambing.

 

Sementara itu, Subardi selaku pemilik warung generasi ketiga menegaskan bahwa konsistensi menjaga resep warisan leluhur menjadi alasan utama warungnya tetap dicari hingga kini. Bahkan saat Ramadan, dalam waktu singkat satu ekor kambing bisa habis terjual.

 

Ia berharap warung legendaris ini terus dikenal masyarakat, meski kini semakin banyak bermunculan warung sate modern di berbagai sudut kota.

 

Jadi bagi para pemburu kulineran, jangan sampai ketinggalan ya, karena citarasa yang khas ala sate legendaris Mak Cenneng ini benar-benar menggugah selera, dimana benar-benar beda dengan masakan olahan sate yang lainnya.(RHM)