Petasan Rakitan Meledak di Pamekasan, Lima Warga Luka Parah

petugas kepolisian bersama tim dari Brimob masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti ledakan
Sumber :
  • Rizki

Pamekasan-, Ledakan petasan rakitan kembali memakan korban di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kali ini, lima warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, mengalami luka parah akibat ledakan petasan dengan daya ledak besar, Selasa (17/3/2026).

Hantam Truk Parkir, Satu Keluarga di Bangkalan Alami Luka Berat, 1 Tewas

 

Insiden tersebut diduga terjadi saat para korban tengah merakit petasan berukuran besar di sebuah rumah milik salah satu korban. Akibat ledakan keras tersebut, kelima korban langsung dilarikan ke RSUD Smart Pamekasan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pikap Rombongan Manten Terjun ke Jurang di Bangkalan, Emak-Emak Terpental

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima korban masing-masing berinisial IS, RF, AN, MS, dan BS. Mereka merupakan warga Desa Plakpak yang kini masih menjalani perawatan medis karena mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh.

Tangis dari Dalam Kardus: Bayi Ditemukan di Pasar Sapi Bangkalan

 

Saiful (38), warga setempat, mengatakan ledakan keras itu terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Suara ledakan bahkan terdengar hingga ke rumah warga yang berada cukup jauh dari lokasi kejadian.

 

“Bunyinya sangat keras, sampai terdengar ke rumah saya. Informasi dari teman, mereka diduga sedang merakit petasan yang rencananya untuk balon udara,” ujar Saiful saat ditemui di lokasi.

 

Ia juga menyebutkan bahwa rumah yang diduga dijadikan tempat merakit petasan mengalami kerusakan cukup parah akibat ledakan tersebut. Beberapa bagian bangunan dilaporkan rusak dan material rumah berserakan di sekitar lokasi.

 

Saiful menambahkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di Pamekasan. Sebelumnya, insiden ledakan petasan juga terjadi di wilayah Kecamatan Tlanakan dan menimbulkan korban luka.

 

“Kejadian seperti ini sudah kedua kalinya dalam waktu dekat. Kemarin di Tlanakan, sekarang di Plakpak,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Pegantenan, Iptu Heri Siswanto, membenarkan peristiwa ledakan petasan tersebut. Menurutnya, ledakan terjadi saat para korban sedang meracik bahan petasan di dalam rumah.

 

“Iya benar, lima orang itu sedang merakit petasan. Saat proses meracik bubuk mercon terjadi ledakan yang menyebabkan mereka mengalami luka-luka,” kata Heri.

 

Saat ini, petugas kepolisian bersama tim dari Brimob masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti ledakan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Halaman Selanjutnya
img_title