Heboh! Dua Buaya Muncul di Sungai Tonjung Bangkalan, Warga Panik
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Warga Kelurahan Tonjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, digemparkan dengan kemunculan dua ekor buaya berukuran sekitar dua meter di bantaran Sungai Dam Tonjung, Minggu malam. Hewan predator tersebut terlihat berada sangat dekat dengan permukiman warga, memicu kepanikan dan kekhawatiran akan keselamatan.
Kemunculan buaya itu terekam dalam video amatir warga yang kemudian beredar luas. Dalam rekaman tersebut, seekor buaya tampak berkeliaran di samping rumah warga yang berada persis di bantaran sungai. Lokasi itu juga diketahui menjadi area usaha kafe milik warga setempat.
Buaya tersebut terlihat bergerak perlahan di pinggiran sungai. Saat warga mencoba mengusir dengan melempar batu dan kayu, hewan tersebut justru menghindar dan kembali masuk ke dalam air. Sementara itu, satu buaya lainnya yang berukuran lebih kecil terlihat berada di sisi kiri sungai, lalu masuk ke semak-semak di sekitar aliran air.
Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar panik. Banyak warga khawatir kedua buaya tersebut akan kembali muncul dan membahayakan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain atau mandi di sungai.
Temuan ini langsung dilaporkan ke pihak kecamatan serta petugas UPT Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur yang mengelola aliran sungai tersebut. Berdasarkan keterangan warga dan petugas, setidaknya ada dua ekor buaya yang terlihat dengan panjang sekitar dua meter.
Petugas SDA menyebutkan, kemunculan buaya di wilayah hilir sungai ini merupakan kejadian pertama. Sebelumnya, pada tahun 2025, keberadaan buaya sejenis sempat terdeteksi di bagian hulu sungai. Saat itu, petugas sempat melakukan upaya penangkapan, namun belum berhasil.
Camat Burneh, Erwin Yoesoef, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, untuk melakukan penanganan dan penangkapan buaya tersebut.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan BKSDA agar kedua buaya ini bisa diamankan, sehingga tidak membahayakan warga,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi orang tua agar mengawasi anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai. Warga diminta untuk sementara waktu menghindari aktivitas di bantaran sungai hingga kondisi dinyatakan aman.