Pria 41 Tahun Meninggal Mendadak di Parkiran Pasar Langkap Bangkalan

Pria meninggal dunia ditempat saat antar istri ke pasar
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Pengunjung Pasar Baru Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, dibuat heboh dengan peristiwa meninggalnya seorang pria secara mendadak di area parkir, Selasa (7/4/2026). Korban diketahui berinisial AS (41), warga Desa Parseh, Kecamatan Socah.

ASN Bangkalan Wajib Gowes Dua Kali Sepekan, Strategi Hemat BBM di Tengah Krisis Global

 

Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman amatir itu, terlihat korban tiba-tiba terjatuh di area parkiran saat kondisi pasar sedang ramai pengunjung.

Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Motor di Bangkalan, Satu Tewas

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban mengantar istrinya untuk berbelanja ke pasar. Setelah itu, korban menunggu di area parkir. Namun, tanpa tanda-tanda mencurigakan, korban mendadak terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Pohon Tua Tumbang di Bangkalan, Timpa Perahu Nelayan dan Warung Warga

 

Sontak, kejadian tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah pengunjung dan pedagang yang berada di lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan awal sambil menghubungi pihak berwenang dan tenaga medis.

 

Diduga kuat, korban mengalami serangan jantung mendadak. Hal ini diperkuat dengan riwayat penyakit jantung yang sebelumnya diketahui pernah diderita oleh korban.

 

Tak berselang lama, petugas dari Polsek Burneh bersama tim medis dari puskesmas setempat tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Korban sempat diperiksa di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, nyawa korban dinyatakan tidak dapat diselamatkan.

 

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.

 

“Korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung dan meninggal dunia saat menunggu istrinya di area parkir pasar,” ujar Ipda Agung.

 

Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga korban diketahui menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk langsung membawa pulang jenazah guna dimakamkan.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit serius seperti jantung. Aktivitas sederhana seperti menunggu di tempat umum pun bisa berisiko jika kondisi tubuh tidak dalam keadaan prima.

 

Hingga saat ini, situasi di Pasar Baru Langkap telah kembali normal. Namun, kejadian tersebut masih menjadi perbincangan warga sekitar yang sempat menyaksikan langsung insiden tersebut.(RHM)