Presiden! KEK Tembakau, Jalan Pulang Ekonomi Madura
- madura.viva.co.id
Selain itu, terdapat pula tantangan dari struktur industri yang telah terbentuk selama puluhan tahun. Rantai perdagangan tembakau yang melibatkan tengkulak, grader, hingga perusahaan besar telah menjadi sistem ekonomi yang mengakar. Perubahan pola bisnis melalui KEK tentu akan menghadirkan dinamika baru yang tidak selalu diterima semua pihak.
Karena itu, pendekatan yang digunakan perlu lebih luas. KEK ini sebaiknya tidak dipersepsikan sebagai “KEK Rokok”, melainkan sebagai KEK Ekosistem Tembakau. Di dalamnya terdapat peluang pengembangan industri flavor, ekstrak nikotin, farmasi berbasis nikotin, kosmetik, pestisida organik, riset benih, teknologi pengolahan, hingga pusat perdagangan tembakau nasional.
Dengan perspektif tersebut, KEK Tembakau Madura tidak hanya berbicara tentang produksi rokok, tetapi juga tentang inovasi, hilirisasi, dan pengembangan komoditas secara menyeluruh.
Secara akademik, konsep ini memiliki dasar yang kuat. Secara sosiologis, dukungan masyarakat dan petani cukup besar. Secara ekonomi, KEK Tembakau menawarkan peluang untuk mengurangi ketimpangan yang selama ini dirasakan daerah penghasil.
Kini yang dibutuhkan bukan sekadar penetapan status KEK, melainkan desain regulasi yang mampu mempertemukan kepentingan petani, pemerintah, industri, dan negara dalam satu titik keseimbangan.
Jika hal itu berhasil diwujudkan, maka KEK Tembakau Madura bukan hanya menjadi kawasan ekonomi baru. Ia bisa menjadi jalan pulang bagi nilai tambah yang selama ini meninggalkan Madura, sekaligus bukti bahwa daerah penghasil dapat menjadi pelaku utama dalam mengelola kekayaan yang lahir dari tanah dan tangan petaninya sendiri.