Mahasiswa Jadi Korban Begal Bersenjata Tajam di Bangkalan, Tangan Disabet Bertubi-tubi

Korban begal, Abd Rojak, Mahasiswa UTM
Sumber :

Bangkalan-, Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan. Seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi korban pembegalan brutal oleh komplotan begal bersenjata tajam. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam yang dilakukan para pelaku.

Santriwati di Bangkalan Dicabuli, DKBP3A Pastikan Korban Alami Trauma Berat

 

Korban diketahui bernama Abdul Rojak Jaelani, mahasiswa Jurusan Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura. Ia mengaku diserang oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor, saat melintas di kawasan timur kampus UTM.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Kepada wartawan, Abdul Rojak mencoba mengingat kembali detik-detik menegangkan saat dirinya berhadapan langsung dengan para pelaku. Ia bahkan menunjukkan tiga luka bekas sabetan senjata tajam di bagian lengan, tangan, dan jari kelingking akibat serangan tersebut.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, korban baru saja jalan-jalan menggunakan sepeda motor bersama teman-teman sesama mahasiswa dan hendak kembali ke rumah kontrakannya. Namun, ketika melintas di lokasi kejadian yang kondisi jalannya cukup sepi serta diguyur hujan gerimis, korban tiba-tiba dipepet oleh para pelaku.

 

Menyadari dirinya menjadi target begal, korban sempat nekat memutar balik dan berusaha melarikan diri. Namun upaya tersebut gagal setelah salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyabetkan ke arah tubuh korban.

 

“Beberapa kali pelaku menyabetkan senjata tajam hingga saya terluka di bagian lengan, tangan, dan jari. Saya sampai terjatuh dari motor,” ujar Abdul Rojak.

 

Dalam kondisi tak berdaya dan terus berada di bawah ancaman senjata tajam, korban hanya bisa pasrah saat sepeda motor matic miliknya dirampas dan dibawa kabur para pelaku ke arah barat.

 

Korban kemudian mendapat pertolongan dari petugas kepolisian yang sedang berjaga di pos polisi terdekat. Ia segera dievakuasi ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis dan sejumlah jahitan pada luka-lukanya.

 

Usai mendapatkan penanganan medis, korban bersama teman-temannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kamal. Kepada petugas, korban menceritakan secara rinci kronologis pembegalan yang baru saja dialaminya.

 

Abdul Rojak berharap kasus ini dapat segera diungkap, sepeda motornya bisa kembali, serta para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Halaman Selanjutnya
img_title