Setara Perempuan Gelar Women’s Camp, Fokus Pemulihan Mental dan Isu Keperempuanan
Sumenep-, Komunitas Setara Perempuan menggelar kegiatan Women’s Camp di kawasan Somber Rajeh, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi perempuan untuk memulihkan diri secara mental sekaligus berdiskusi tentang isu-isu keperempuanan dan politik.
Women’s Camp diikuti oleh 20 peserta perempuan dengan kuota terbatas. Peserta terdiri dari anggota internal Setara Perempuan serta perempuan eksternal non-anggota yang memiliki kepedulian terhadap isu pemulihan mental dan pemberdayaan perempuan.
Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi Inner Peace, berupa terapi katarsis dan penyembuhan mental yang dipandu oleh praktisi psikologi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi isu politik dan keperempuanan, yang membahas peran, pengalaman, serta tantangan perempuan di ruang sosial dan publik.
Founder Setara Perempuan, Aliya Zahra, menyampaikan bahwa Women’s Camp merupakan rangkaian kegiatan yang digagas sebagai bentuk perhatian serius terhadap kondisi psikologis perempuan.
“Selama ini luka batin perempuan sering kali menjadi luka yang paling rawan dilupakan dan tidak dianggap penting. Padahal, kesehatan mental adalah fondasi penting bagi keberdayaan perempuan,” ujar Aliya Zahra.
Ia menegaskan, agenda inti Women’s Camp memang difokuskan pada Inner Peace dan Diskusi Keperempuanan, agar para peserta tidak hanya pulih secara mental, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap realitas sosial dan politik yang dihadapi perempuan.
Melalui berbagai programnya, Setara Perempuan terus berkomitmen menyediakan ruang pemberdayaan perempuan, mulai dari pelatihan, diskusi, hingga pendampingan pemulihan mental.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi perempuan untuk berdamai dengan diri sendiri, saling menguatkan, serta membangun solidaritas dalam memperjuangkan ruang yang lebih adil dan setara bagi perempuan.