Puluhan Tahun Dibiarkan, Kini Ambruk: Potret Buram Pendidikan di Bangkalan

Siswa di Bangkalan belajar diteras
Sumber :

Bangkalan-, Ratusan siswa SD Negeri Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras rumah warga setempat. Kondisi ini terjadi setelah gedung sekolah mereka ambruk dan tidak lagi bisa digunakan.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa dari kelas empat, lima, hingga enam harus belajar dengan kondisi serba terbatas. Mereka duduk lesehan di lantai tanpa bangku yang layak dan memanfaatkan teras rumah warga sebagai ruang kelas darurat.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Kondisi memprihatinkan ini terjadi setelah sedikitnya tiga ruang kelas dan satu ruang guru di SDN Tlagah 2 runtuh akibat bangunan yang sudah tua dan lapuk.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Pihak sekolah terpaksa memindahkan kegiatan belajar mengajar ke rumah warga sekitar agar para siswa tetap bisa mengikuti pelajaran, meskipun dalam kondisi yang sangat tidak layak, sambil menunggu adanya perbaikan dan renovasi gedung sekolah.

 

Salah satu siswa kelas enam, Rifqi Asrofi, berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun kembali sekolah mereka.

“Kami ingin sekolahnya cepat dibangun. Teman-teman banyak yang tidak betah karena tidak ada bangku dan harus duduk di lantai,” ujar Rifqi.

 

Meski harus belajar dalam keterbatasan, semangat para siswa tidak surut. Mereka tetap mengikuti pelajaran dengan harapan kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung secara layak dan aman.

 

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan telah meninjau langsung kondisi sekolah yang ambruk. Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, menjelaskan bahwa gedung SDN Tlagah 2 telah berdiri selama sekitar 40 tahun tanpa pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah daerah.

 

“Selama ini sekolah tidak bisa mengajukan bantuan renovasi karena status lahan masih dalam sengketa,” jelas Ali Yusri.

 

Selain melakukan peninjauan, pihak Dinas Pendidikan juga mendatangi para siswa yang sedang belajar di teras rumah warga dan memberikan motivasi agar tetap semangat belajar. Dinas Pendidikan berjanji akan memprioritaskannya.(RHM)