Jadi Rujukan, RSUD Sumenep Tangani 20 Ribu Pasien Kanker

Pihak RSUD Moh Anwar Sumenep bersama tim BPJS
Sumber :

Sumenep-, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep mencatat angka signifikan dalam pelayanan kesehatan onkologi. Selama periode 2024 hingga 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut telah melayani 20.879 pasien kanker, baik rawat jalan maupun rawat inap.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Kepala Seksi Humas RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, M.Kes, menyampaikan bahwa tingginya angka layanan tersebut menunjukkan kanker masih menjadi persoalan kesehatan yang serius di wilayah Sumenep dan sekitarnya.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

“Data ini menjadi gambaran bahwa kebutuhan layanan kanker cukup tinggi. Karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini harus terus digencarkan,” kata Erfin.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Ia menjelaskan, RSUD dr. Moh. Anwar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun sistem rujukan, guna memastikan pasien kanker mendapatkan penanganan yang optimal.

 

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Eliyanti, M.Kes, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pola hidup sehat sebagai langkah awal mencegah kanker.

 

“Menjaga pola makan bergizi, rutin berolahraga, dan menghindari rokok sangat penting. Paparan zat karsinogen, terutama dari asap rokok, terbukti meningkatkan risiko kanker,” ujarnya.

 

Dr. Eliyanti juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien. Menurutnya, semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar kemungkinan pengobatan berjalan efektif.

 

“Jangan menunggu parah. Segera periksa jika ada gejala yang tidak biasa,” tegasnya.

 

Momentum Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari diharapkan menjadi pengingat bahwa kanker bukan hanya urusan medis, tetapi juga tanggung jawab bersama melalui gaya hidup sehat dan kesadaran kesehatan sejak dini.