Angin Badai Porak-porandakan Bazar Takjil di Bangkalan, Pengendara Tertimpa Tenda

Sejumlah tenda lapak bazar di Bangkalan diterjang angin kencang
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Jalan Sultan Abdul Kadirun, tepatnya di area Alun-Alun depan Pendopo Bupati Bangkalan, Rabu sore. Terjangan angin badai membuat sejumlah tenda bazar takjil yang berdiri di sepanjang jalan porak-poranda dan berterbangan hingga ke badan jalan.

Polres Sumenep Tegas Bantah Kriminalisasi Tersangka Kasus Solar Subsidi

 

Detik-detik kejadian sempat terekam video amatir warga. Dalam rekaman tersebut terlihat angin datang secara tiba-tiba dengan kekuatan cukup besar, menggoyang tenda-tenda yang telah dipasang para pedagang. Tidak lama kemudian, beberapa tenda roboh dan terseret angin.

Tumpeng Sambut Ramadan, Warga Bangkalan Padati Musala di Malam Tarawih Perdana

 

Sedikitnya enam tenda, baik berukuran kecil maupun besar, dilaporkan rusak akibat diterjang angin. Salah satu tenda bahkan berterbangan dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Mobil Lasehat RSUD Sumenep Sudah Antar 500 Pasien, Jangkauan Layanan Terus Diperluas

 

Beruntung, pengendara tersebut tidak mengalami luka serius. Warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi tenda yang menimpa korban agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

 

Salah seorang pedagang kaki lima, Wadud, mengatakan angin kencang datang secara mendadak bersamaan dengan turunnya hujan deras. Para pedagang yang berada di lokasi tidak sempat mengamankan tenda karena angin datang begitu cepat dan langsung merobohkan beberapa tenda sekaligus.

 

Setelah hujan dan angin mulai mereda, para pedagang bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing kerangka tenda dan barang dagangan yang berserakan di badan jalan. Upaya tersebut dilakukan agar lalu lintas kembali lancar dan area bazar dapat segera ditata ulang.

 

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pedagang dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama menjelang musim hujan yang kerap disertai angin kencang di wilayah Bangkalan.(RHM)