Tiga Jam Melawan Laut, 19 Nelayan Bangkalan Akhirnya Selamat
Bangkalan-, Sebuah kapal nelayan tenggelam setelah menabrak tiang tower pengeboran minyak di perairan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 19 nelayan asal Tuban berhasil selamat setelah bertahan mengapung di laut selama lebih dari tiga jam, sebelum akhirnya ditolong nelayan lain yang sedang mencari ikan.
Detik-detik penyelamatan para nelayan ini sempat disaksikan warga nelayan setempat. Saat ditemukan, para korban tampak berjuang di tengah laut dengan pelampung seadanya. Sebagian lainnya bertahan dengan berpegangan pada pecahan kayu badan kapal yang perlahan tenggelam.
Beruntung, mereka mampu bertahan hingga akhirnya ditemukan dan dievakuasi ke kampung nelayan Banyu Sangkah, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.
Dari penuturan korban, insiden bermula saat mereka diterjang badai akibat cuaca buruk ketika melaut. Kondisi gelombang dan angin kencang membuat kapal hilang kendali hingga menabrak tower milik Pertamina, menyebabkan badan kapal pecah dan tenggelam.
Meski berada dalam situasi berbahaya, para nelayan tetap bertahan dan tidak terpisah satu sama lain hingga kondisi laut kembali relatif tenang. Beberapa jam kemudian, mereka ditemukan oleh nelayan Madura yang kebetulan melintas di lokasi.
Upaya penyelamatan segera dilakukan. Para nelayan yang menemukan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek setempat dan Satpolair Polres Bangkalan, sembari mengevakuasi korban ke daratan menggunakan perahu-perahu nelayan yang berdatangan untuk membantu.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menyampaikan bahwa seluruh korban berhasil diselamatkan dan dalam kondisi selamat.
Kesembilan belas korban kemudian dibawa dan dirawat di rumah warga hingga kondisi fisik dan tenaga mereka kembali pulih, sambil menunggu keluarga dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, datang menjemput.(RHM)