Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Socah Bangkalan
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Warga Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak di area rerumputan ilalang di pertigaan Embong Cangkah, Minggu (29/3) sore menjelang petang. Kondisi jasad yang sudah mulai membusuk membuat warga sekitar panik dan segera melapor ke aparat setempat.
Penemuan mayat tersebut bermula saat seorang warga hendak memasang banner di sekitar lokasi kejadian. Saat berada di dekat semak ilalang, warga tersebut dikejutkan oleh sosok tubuh manusia yang tergeletak tak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Tak butuh waktu lama, kabar tersebut menyebar dan menarik perhatian warga sekitar. Mereka pun berdatangan ke lokasi untuk memastikan apakah korban merupakan anggota keluarga mereka. Namun, tidak satu pun warga yang mengenali identitas korban. Karena kondisi jasad yang sudah membengkak, menghitam, dan dikerubungi semut, warga memilih tidak menyentuhnya dan menunggu petugas datang.
Menurut keterangan warga, jasad tersebut diperkirakan sudah berada di lokasi selama kurang lebih dua hari. Hal ini terlihat dari kondisi tubuh korban yang mulai membusuk. Selain itu, posisi jasad yang berada di dalam rimbunan ilalang membuatnya sulit terlihat, meskipun jalan di sekitar lokasi tergolong ramai dilalui warga setiap hari.
Di lokasi kejadian, warga juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik korban. Kendaraan tersebut berada tidak jauh dari posisi jasad ditemukan, sehingga menguatkan dugaan bahwa korban meninggal di tempat tersebut.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan sejumlah kartu identitas di dalam dompet yang berada di saku celana korban. Berdasarkan identitas tersebut, korban diketahui bernama Bisma Albertino (20).
Meski identitas korban telah diketahui, penyebab pasti kematian masih menjadi misteri. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa korban, termasuk apakah korban meninggal akibat kecelakaan atau tindak kriminal.
Selanjutnya, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas setempat mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD Syamrabu Bangkalan. Proses autopsi akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.