Puting Beliung Terjang Akses Suramadu Bangkalan, Warung dan Reklame Porak Poranda
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin sore. Bencana ini menyebabkan sejumlah warung makan bebek, warung kopi, papan reklame besar, hingga rumah warga di sepanjang Jalan Raya Tangkel, akses Jembatan Suramadu sisi Bangkalan, mengalami kerusakan parah.
Terjangan angin kencang datang secara tiba-tiba saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Sejumlah bangunan semi permanen tak mampu menahan kekuatan angin. Atap warung makan dan warung kopi beterbangan, bahkan ada yang roboh hingga rata dengan tanah.
Salah satu warung kopi berbahan kayu dilaporkan tersapu angin hingga berpindah sejauh sekitar tujuh meter dari lokasi semula. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, meski kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Tak hanya itu, angin puting beliung juga merusak sedikitnya tiga papan reklame berukuran besar di kawasan Tangkel. Material seng dari papan reklame tersebut beterbangan dan nyaris menimpa pengendara yang melintas di jalur utama menuju Jembatan Suramadu.
Bahkan, satu tiang reklame dilaporkan patah dan hampir mengenai kabel listrik bertegangan tinggi. Kondisi ini sempat membuat situasi di lokasi mencekam dan membahayakan pengguna jalan.
Kepala BPBD Bangkalan, M. Zainul Qomar, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“BPBD sudah berkoordinasi dengan pemilik reklame, salah satunya BUMD Bangkalan, agar segera dilakukan perbaikan. Ini sangat berbahaya bagi pengendara jika terjadi angin susulan,” ujarnya.
Selain itu, BPBD Bangkalan juga telah berkoordinasi dengan Camat Burneh untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak. Pendataan ini penting untuk menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan bagi korban.
Hingga kini, petugas bersama warga masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan dan material reklame yang berserakan di sepanjang jalan. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat kejadian ini, namun berangsur normal setelah evakuasi dilakukan.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta segera mencari tempat aman jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, serta menghindari berteduh di bangunan yang tidak kokoh.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi sewaktu-waktu dan menimbulkan dampak serius, terutama di kawasan terbuka seperti jalur akses utama Suramadu.(RHM)