Ribuan Nasi Kotak Sambut Jemaah Haul Syaichona Kholil
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Semangat kebersamaan lintas daerah terlihat dalam peringatan Haul ke-101 Syaichona Mohammad Kholil di Bangkalan, Jawa Timur. Badan Silaturahmi Masyarakat Madura (BASMARA) Kalimantan Timur membagikan ribuan nasi kotak dan paket makanan kepada para jemaah yang datang dari berbagai wilayah, termasuk luar pulau dan mancanegara.
Aksi sosial ini dipusatkan di posko utama yang berada di Jalan Kembar Ring Road Barat, Kota Bangkalan. Sejak Rabu siang hingga malam, para relawan terlihat aktif membagikan makanan dan minuman kepada setiap pengendara yang melintas, baik roda dua maupun roda empat, yang hendak menghadiri haul ulama kharismatik tersebut.
Koordinator kegiatan, H. Roni, menyebutkan bahwa BASMARA menyiapkan lebih dari 8.000 paket nasi kotak lengkap dengan kue dan minuman. Sebagian besar disiapkan di posko utama, sementara sisanya didistribusikan melalui posko kedua yang berada di Kantor Desa Mertajeh.
“Ini bentuk kepedulian warga Madura perantauan di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, untuk turut berkontribusi dalam kegiatan keagamaan besar di kampung halaman,” ujar H. Roni.
Tidak hanya berasal dari donasi masyarakat Madura di perantauan, bantuan makanan juga datang dari sejumlah kepala desa di Bangkalan yang secara sukarela ikut mendukung kegiatan ini. Kolaborasi ini mencerminkan solidaritas sosial yang kuat dalam menyambut jemaah haul yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Bupati Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Jakfar hadir di lokasi untuk meninjau langsung pembagian makanan. Keduanya menilai kegiatan ini sebagai langkah inovatif yang memberikan dampak positif bagi kenyamanan para jemaah.
“Ini ide brilian dari masyarakat Madura di perantauan. Sangat membantu jemaah yang datang dari jauh. Kami berharap bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Bupati Lukman Hakim.
Haul Syaichona Kholil sendiri merupakan salah satu agenda keagamaan terbesar di Madura yang rutin dihadiri puluhan ribu jemaah. Kehadiran fasilitas pendukung seperti posko makanan gratis dinilai penting untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan acara.
Dengan adanya pembagian nasi kotak ini, para jemaah tidak hanya mendapatkan asupan makanan, tetapi juga merasakan kehangatan solidaritas antar sesama. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial tetap hidup, bahkan melintasi batas geografis.