Bocah 5 Tahun Tewas Diserang Monyet Lepas di Pamekasan

Lokasi kejadian monyet gigit bocah di Pamekasan Madura
Sumber :
  • Riskiyadi

Pamekasan-, Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ketika seorang bocah berusia lima tahun berinisial MK meninggal dunia usai diserang monyet peliharaan warga yang lepas. Kejadian ini sontak menggegerkan warga Kecamatan Pasean dan menjadi sorotan publik.

Sun Halo Muncul di Pamekasan, Warga Kaitkan dengan Cuaca Ekstrem

 

Insiden nahas tersebut terjadi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 11.00 WIB di halaman rumah paman korban di Desa Sotabar. Saat itu, MK tengah bermain bersama dua temannya, WD (5) dan KZ (7). Suasana yang awalnya ceria berubah menjadi mencekam ketika seekor monyet peliharaan warga tiba-tiba datang dan menyerang mereka.

Curas Siang Bolong di Sumenep, Warga Pamekasan Ditangkap Polisi

 

WD dan KZ berhasil menyelamatkan diri dengan berlari menjauh dari serangan hewan tersebut. Namun nahas, MK tidak sempat menghindar dan menjadi sasaran serangan. Bocah malang itu mengalami luka serius akibat gigitan di bagian paha kanan dan tangan.

Ibu-Anak Ditemukan Tewas di Sungai Bangkalan, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

 

Keluarga korban segera melarikan MK ke RSUD Waru untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan akibat luka parah yang dideritanya.

 

Kapolsek Pasean AKP Gunarto membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban mengalami luka robek yang cukup serius akibat serangan monyet.

 

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh keluarga, namun nyawanya tidak tertolong karena luka robek di paha kanan dan tangan,” ujar Gunarto.

 

Menurutnya, monyet tersebut merupakan hewan peliharaan warga sekitar yang sebelumnya dikenal jinak terhadap pemiliknya. Namun, hewan itu dilaporkan lepas dan berkeliaran di lingkungan permukiman sebelum akhirnya menyerang korban.

 

“Monyetnya jinak ke pemiliknya, tetapi saat lepas menjadi berbahaya. Saat ini monyet tersebut sudah dibunuh,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan Iptu Yoni Evan Pratama mengatakan pihak kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pemeliharaan hewan tersebut.

 

“Kami masih mendalami apakah ada unsur kelalaian dari pemilik hewan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” tegas Yoni.

 

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat terkait risiko memelihara hewan liar atau eksotis di lingkungan permukiman. Aparat mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan memastikan keamanan dalam memelihara hewan, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan orang lain.

 

Kasus ini menambah daftar insiden serangan hewan peliharaan yang berujung fatal, sekaligus menegaskan pentingnya tanggung jawab penuh pemilik terhadap hewan yang dipelihara.