Viral, Beredar Video Aksi Unras Kepung Mapolsek Kangean Hingga Anarkisme
Sumenep-, Beberapa video berdurasi pendek yang memperlihatkan ratusan warga Kepulauan Kangean menggeruduk Mapolsek Arjasa Kangean beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut tampak massa berteriak-teriak sambil mengepung kantor polisi di Pulau Kangean.
Tidak berhenti di situ, ratusan warga yang diduga berasal dari Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, melanjutkan aksinya ke Waterpark Arjasa, yang diketahui juga merupakan lokasi penginapan puluhan anggota Polres Sumenep yang sedang bertugas di wilayah tersebut. Di tempat itu, suasana sempat memanas dan berujung pada aksi anarkis berupa perusakan dan sejumlah fasilitas dibakar massa aksi.
Berdasarkan informasi di lapangan, aksi massa tersebut diduga dipicu oleh penangkapan tujuh warga Kangean oleh pihak kepolisian. Ketujuh orang itu sebelumnya diamankan lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam) ketika mengikuti aksi pengusiran kapal seismik migas di perairan Kangean.
Ketujuh warga tersebut kini telah diamankan di Mapolres Sumenep guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka disinyalir melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.
Hingga saat ini, pihak Polres Sumenep belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut, termasuk soal dugaan kerusakan dan situasi terkini pasca aksi unjuk rasa yang berujung ricuh itu.