Penemuan Mayat Perempuan di Tengah Tambak Gegerkan Bangkalan
Bangkalan-, Warga Desa Dakiring, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di area tambak milik warga, Kamis (13/11) sore. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis lantaran petugas kepolisian, tim medis, dan warga harus berjuang melawan lumpur tebal untuk mencapai lokasi jasad.
Korban diketahui bernama Nasumah (80), warga Desa Petaonan, Kecamatan Socah, Bangkalan. Nenek lanjut usia tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan mulai membusuk di tengah tambak yang berjarak cukup jauh dari permukiman warga.
Petugas dari Polsek Socah bersama tim medis Puskesmas Socah dan warga sekitar berupaya keras mengevakuasi jasad korban. Beberapa kali mereka terjebak dalam lumpur tambak yang dalam, hingga terpaksa merangkak untuk keluar. Setelah perjuangan panjang, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan tandu dan kantong jenazah, kemudian dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Penemuan jasad bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat di sekitar tambak. Setelah ditelusuri, warga mendapati sesosok tubuh manusia tergeletak dan segera melapor ke pihak kepolisian serta Puskesmas Socah.
Awalnya, korban tidak ditemukan identitas diri. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak keluarga mengenali korban dari pakaian yang dikenakan. Diketahui, korban selama ini tinggal seorang diri di rumahnya karena ketiga anaknya merantau, sementara suaminya telah lama meninggal dunia.
“Pihak keluarga sudah melakukan pencarian sejak tanggal 8 November, ketika korban pertama kali diketahui meninggalkan rumah. Mereka sudah mencari ke beberapa desa seperti Sembilangan, Kramat, Dakiring, hingga Keleyan, tapi tidak juga ditemukan,” ungkap Ipda Agung Intama, Kasi Humas Polres Bangkalan.
Menurutnya, keluarga juga telah meminta bantuan warga sekitar agar segera melapor jika menemukan perempuan tua yang hilang. Sayangnya, pencarian tersebut baru berakhir setelah jasad korban ditemukan di tengah tambak dengan kondisi mengenaskan.
Sementara itu, pihak Satreskrim Polres Bangkalan masih melakukan autopsi terhadap jasad korban di RSUD Bangkalan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya. Hingga kini, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan, namun penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap dugaan lain di balik peristiwa tragis tersebut.