ODGJ Bersajam Mengamuk, Sempat Panjat Pohon Hindari Petugas di Kamal Bangkalan
Bangkalan-, Warga Desa Kebun, Kecamatan Kamal, digegerkan aksi seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial H-S (45) yang mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis celurit. Aksi tersebut membuat warga resah hingga akhirnya polisi bersama TNI turun tangan melakukan penangkapan dramatis.
H-S sempat berusaha kabur ke area perkebunan dan memanjat sebuah pohon setelah melihat kedatangan petugas. Polisi pun awalnya ragu untuk mendekat, karena H-S enggan turun sambil terus menggenggam celurit.
Situasi berubah ketika senjata tajam yang dipegang H-S terlepas dan jatuh ke tanah. Melihat kesempatan itu, petugas kepolisian bersama anggota Koramil langsung menarik paksa H-S dari atas pohon dan berhasil meringkusnya. Meski demikian, pria tersebut tetap meronta sehingga petugas terpaksa mengikat tangan dan kakinya sebelum membawanya menggunakan ambulans.
Karena diduga mengalami gangguan kejiwaan, H-S kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Polisi menyebut, H-S mengalami stres berat setelah gagal menikah dengan pujaan hatinya beberapa waktu lalu. Sejak itu, ia kerap mengamuk dan mengancam warga sambil membawa sajam.
Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan peristiwa tersebut.
“Setelah ditangkap, H-S langsung kami bawa ke Rumah Sakit Menur Surabaya untuk mendapatkan perawatan. Kepala desa dan warga Kamal juga menyampaikan terima kasih karena keresahan masyarakat akhirnya teratasi,” ujarnya.
Warga kini merasa lega setelah pria tersebut berhasil diamankan dan mendapatkan perawatan yang semestinya.