Nelayan Madura Sweeping Kapal Trawl, Minta Presiden Turun Tangan
Bangkalan-, Belasan kapal nelayan Desa Tangkek, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, melakukan sweeping terhadap kapal-kapal nelayan asal Gresik dan Lamongan yang diduga menggunakan jaring trawl di perairan setempat, Jumat siang (28/11/2025).
Kapal-kapal nelayan lokal bergerak bersama menyusuri muara bukan untuk melaut, tetapi menertibkan kapal luar yang hampir setiap hari masuk dan memakai alat tangkap terlarang tersebut. Melihat banyaknya perahu warga, sejumlah kapal nelayan luar langsung berbalik arah menjauh.
Petugas Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Arosbaya dari unsur TNI AL dan kepolisian turut mengawal aksi ini untuk mencegah bentrokan.
Nelayan mengaku jaring trawl sering merusak alat tangkap mereka dan menyebabkan stok ikan di perairan Arosbaya hingga Klampis–Sepulu semakin menipis karena jaring tersebut menyapu hingga dasar laut, termasuk ikan-ikan kecil.
Di hadapan petugas, para nelayan membentangkan poster protes dan mendesak penindakan tegas terhadap kapal pengguna trawl. Mereka juga meminta perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Presiden Prabowo Subianto agar segera mengatasi masalah yang merugikan nelayan tradisional ini.
Para nelayan menegaskan, jika tidak ada tindakan nyata, mereka siap menggelar aksi besar-besaran di Bangkalan maupun di tingkat provinsi.