Pemilik Konveksi Bangkalan Sumbangkan Pakaian Baru untuk Korban Banjir Aceh

Pengusaha konveksi Bangkalan Madura
Sumber :

Bangkalan-, Para pemilik usaha konveksi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, beramai-ramai tidak menjual hasil produksi mereka. Sebaliknya, pakaian-pakaian tersebut disumbangkan untuk membantu para korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh. Selain itu, Komunitas Bangkalan Berbagi juga menggalang bantuan dari masyarakat hingga pelosok kecamatan di Bangkalan.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Aksi kemanusiaan ini dipelopori oleh relawan Komunitas Bangkalan Berbagi yang bekerja sama dengan sejumlah kepala desa setempat, yang kebetulan juga merupakan pemilik usaha konveksi rumahan.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Pakaian yang akan dikirim terdiri dari berbagai jenis dan ukuran, mulai dari pakaian perempuan, laki-laki, hingga pakaian anak-anak, sesuai kebutuhan para korban bencana.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Para pemilik usaha konveksi memastikan, seluruh pakaian yang disumbangkan merupakan produk baru buatan mereka sendiri dan bukan pakaian bekas layak pakai.

 

Ghafur, pemilik usaha konveksi menjelaskan bahwa pakaian layak,  yang dikirim semuanya baru, hasil produksi sendiri. Dirinya berharap ini bisa membantu saudara-saudara kami di Aceh.

 

Proses pengumpulan donasi dilakukan secara bertahap. Sebagian besar donasi terlebih dahulu dikumpulkan di masing-masing koordinator kecamatan, sebelum akhirnya dipusatkan di posko utama Komunitas Bangkalan Berbagi.

 

Tak hanya pakaian baru, donasi yang berhasil dihimpun juga berupa makanan instan, popok bayi, serta uang tunai dari masyarakat.

 

 

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.” Ungkap Syarif, Relawan Bangkalan Berbagi.

 

Para relawan dan pemilik konveksi berharap, seluruh bantuan yang disalurkan dapat membantu pemulihan kehidupan para korban bencana di Aceh.