Detik-Detik Polisi Tembak Mati Pelaku Curwan Usai Anggota Dibacok, Aksi Terekam CCTV
Bangkalan-, Aksi kejar-kejaran berujung maut terjadi di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Detik-detik petugas Resmob Polres Bangkalan menembak mati pelaku pencurian hewan viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV milik warga. Tembakan terpaksa dilepaskan polisi usai salah satu anggota diserang dan dibacok pelaku menggunakan senjata tajam.
Beginilah rekaman CCTV warga yang merekam momen menegangkan pengejaran seorang pelaku pencurian hewan oleh dua anggota Resmob Polres Bangkalan, Jumat malam. Dalam video tersebut terlihat pelaku berusaha kabur menyusuri jalan desa, sementara dua petugas terus membuntuti dari jarak dekat.
Kejar-kejaran berubah menjadi situasi genting ketika pelaku tiba-tiba berbalik arah dan melakukan perlawanan. Dengan sebilah senjata tajam, pelaku menyerang petugas secara brutal. Polisi sempat mundur sambil berteriak meminta pelaku tiarap dan membuang senjata tajam yang dibawanya.
Namun, peringatan itu tak diindahkan. Pelaku justru semakin beringas dan kembali menyerang kedua petugas. Dalam kondisi terdesak, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan ke arah pelaku. Peluru mengenai tubuh pelaku hingga tersungkur di lokasi kejadian.
Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tak tertolong. Jenazah pelaku berinisial A-M kemudian diserahkan pihak kepolisian kepada keluarga.
Peristiwa ini bermula saat Tim Macan Resmob Satreskrim Polres Bangkalan melakukan penggerebekan terhadap dua terduga pelaku pencurian hewan. Satu pelaku berinisial S-N memilih menyerah setelah menyadari lokasi telah dikepung petugas.
Sementara A-M berusaha melarikan diri. Saat upaya pengejaran, A-M justru melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam yang disembunyikannya.
Polisi mengaku telah melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara. Namun pelaku tetap nekat menyerang hingga melukai salah satu anggota kepolisian, Briptu Khoirul Mufid, yang terkena dua sabetan senjata tajam.
Dari catatan kepolisian, A-M diketahui merupakan residivis kasus pencurian yang telah tiga kali keluar masuk penjara. Namun pelaku tak kunjung jera dan kembali melakukan aksi kriminal.
Pada upaya penangkapan keempat kalinya inilah, A-M akhirnya meregang nyawa setelah terkena tembakan polisi, mengakhiri pelariannya di ujung timah panas aparat penegak hukum.(RHM)