Kandas di Pulau Giliyang, Warga dan Potsar Selamatkan 5 Awak Tongkang Muat CPO
Sumenep-, Kesigapan warga Pulau Giliyang bersama Potensi SAR (Potsar) kembali menjadi penentu keselamatan nyawa manusia. Lima awak tongkang TK. Indo Ocean Marine yang mengalami kebocoran dan hampir tenggelam di perairan Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat berkat bantuan masyarakat setempat.
Tongkang bermuatan Crude Palm Oil (CPO) tersebut dilaporkan kandas sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Giliyang. Proses evakuasi dilakukan secara mandiri oleh para awak dengan pendampingan Potsar yang dipimpin Sekretaris Desa Banraas, H. Kahor.
Sebelumnya, pada pukul 03.13 LT, personel Polairud memberikan arahan kepada awak tongkang agar tetap bertahan di atas kapal hingga kondisi terang dan menunggu air laut surut. Arahan tersebut terbukti efektif, mengingat saat surut warga dapat berjalan kaki dari pantai menuju lokasi tongkang kandas.
Sekitar pukul 06.35 LT, seluruh awak berhasil mencapai daratan dan langsung dievakuasi menuju rumah warga untuk membersihkan diri serta menjalani pemulihan fisik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Peran aktif warga Pulau Giliyang dinilai krusial dalam penanganan awal sebelum Tim SAR Gabungan tiba di lokasi. Hingga kini, kondisi kelima awak tongkang dilaporkan stabil dan aman