Ratusan Warga Pesanggrahan Tuntut Kades Mundur
Bangkalan-, Ratusan warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, menggeruduk balai desa dan kantor kecamatan setempat. Mereka menuntut Kepala Desa Pesanggrahan, Ahmad Sudaryanto, mundur dari jabatannya karena dinilai jarang masuk kantor dan pelayanan kepada masyarakat terbengkalai.
Aksi dilakukan dengan konvoi bersama menuju kantor kecamatan. Warga membawa sejumlah karton berisi berbagai tulisan kecaman terhadap kepala desa. Akibat aksi tersebut, aktivitas pelayanan di kantor desa sempat tersendat.
Demonstrasi ini dipicu kekecewaan warga yang mengaku kerap tidak menemui kepala desa maupun perangkat desa saat membutuhkan pelayanan. Massa menilai kondisi pemerintahan desa tidak berjalan maksimal karena kepala desa jarang berada di tempat.
Dalam aksi tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah tuntutan dan kritik melalui orasi. Mereka menilai banyak persoalan di desa yang tidak tertangani akibat kepala desa jarang hadir di tengah masyarakat.
Selain itu, warga juga menyoroti dugaan penggadaian atau penjualan tanah desa atau tanah pecaton. Sejumlah tulisan pada karton yang dibawa massa antara lain berbunyi “Kades Hadir Saat Dana Desa Cair” hingga “Selamatkan Tanah Pecaton”.
Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Mereka menyebut kepala desa tidak lagi berdomisili tetap di desa setelah menikah dengan istri keduanya yang berasal dari Sumenep.
Menanggapi aksi tersebut, Camat Kwanyar, Amir Lutfi, menyatakan aspirasi warga akan dikaji terlebih dahulu bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebelum disampaikan kepada Bupati Bangkalan.
Warga yang berunjuk rasa juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan massa lebih besar apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten.(RHM)