Kapolres Bangkalan Disorot, Aksi Pencurian Marak dalam Dua Pekan

Salah satu aksi pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Bangkalan Madura
Sumber :
  • Abdur Rahem

Bangkalan-, Maraknya aksi pencurian di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai membuat masyarakat resah dan waswas. Dalam dua pekan terakhir, sedikitnya 10 kasus pencurian dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari pencurian sepeda motor, sapi hingga burung peliharaan bernilai jutaan rupiah.

Misteri Motor Terlantar di Suramadu Terkuak, Pemiliknya Ditemukan Tewas

 

Kondisi tersebut memicu sorotan terhadap kinerja Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo. Sejumlah warga dan tokoh masyarakat mempertanyakan langkah kepolisian dalam menekan angka kriminalitas yang dinilai semakin meningkat sejak beberapa pekan terakhir.

Kematian Misterius Prajurit TNI AL di KRI, Versi Bunuh Diri Dibantah Keluarga

 

Kasus pencurian ternak sapi dilaporkan terjadi di Kecamatan Kwanyar, Tanah Merah, Modung hingga Galis. Sementara aksi pencurian sepeda motor juga marak terjadi di Kecamatan Kamal dan wilayah Kota Bangkalan.

Kematian Prajurit TNI AL Sisakan Tanda Tanya dan Bekas Lebam

 

Di Kecamatan Kamal, dalam sehari semalam tercatat tiga aksi pencurian sepeda motor yang seluruhnya terekam kamera CCTV. Selang sehari kemudian, aksi serupa kembali terjadi di Jalan Letnan Singosastro, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan Kota. Dua pelaku terlihat jelas dalam rekaman CCTV saat membawa kabur motor milik warga.

 

Ketua Lembaga Pertanian dan Peternakan PCNU Bangkalan, Hasan Iroqi, mengatakan kasus pencurian sapi menjadi perhatian serius masyarakat desa. Menurutnya, para peternak kini dihantui rasa takut karena pelaku masih berkeliaran.

 

“Kasus pencurian sapi ini sudah marak sejak sebulan terakhir dan terjadi di beberapa kecamatan. Tentu masyarakat sangat khawatir, apalagi sapi itu dirawat sejak lama untuk dijual menjelang Idul Adha,” ujar Hasan, Minggu (26/4/2026).

 

Ia berharap kepolisian segera bertindak tegas agar angka kriminalitas dapat ditekan dan masyarakat kembali merasa aman.

 

“Kita butuh rasa aman. Kepolisian harus bisa mengungkap pelaku dan menekan kasus pencurian yang sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

 

Sorotan juga datang dari warga Bangkalan, Mathur Husyairi. Ia menilai aparat kepolisian perlu meningkatkan kinerja dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

 

Menurutnya, Kapolres Bangkalan harus lebih aktif turun langsung ke lapangan dan membangun kerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, aktivis hingga jurnalis.

 

“Kami berharap Kapolres lebih aktif menyapa masyarakat dan bekerja sama dengan semua elemen. Keamanan dan ketertiban harus menjadi kebutuhan dasar yang benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.

 

Mathur juga meminta aparat kepolisian bertindak profesional dan tegas terhadap pelaku pencurian maupun penadah barang hasil kejahatan.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Bangkalan terkait maraknya kasus pencurian yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut.(RHM)