Tanah Bergerak Kian Ancam Keselamatan, Puluhan Warga Pamekasan Mengungsi
Pamekasan-, Ancaman bencana tanah bergerak di Desa Sanah Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kian mengkhawatirkan. Puluhan warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tenda darurat yang disiapkan BPBD Pamekasan, Selasa (20/01/2026).
Sebanyak 47 warga dari dua dusun, yakni Dusun Paseset Timur dan Barat Gunung, dievakuasi setelah rumah mereka mengalami retakan hingga rusak parah. Langkah evakuasi dilakukan demi menghindari jatuhnya korban jiwa seiring meluasnya pergerakan tanah.
Kepala Desa Sanah Daya, Qamarudin, mengatakan seluruh warga terdampak telah dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih aman.
“Sekitar pukul dua siang warga sudah menempati tenda. Lokasi ini sudah dicek BPBD dan dianggap lebih aman dibandingkan rumah mereka,” ujarnya.
Di pengungsian, warga menerima bantuan logistik berupa alas tidur, selimut, alat mandi, sembako, dan matras dari Dinas Sosial. Meski demikian, kebutuhan dasar belum sepenuhnya terpenuhi.
Pemerintah desa berharap adanya perhatian serius dari pihak PLN karena aliran listrik di rumah-rumah rusak masih aktif dan berpotensi membahayakan.
“Listrik di rumah terdampak masih menyala, sementara bangunannya sudah rusak parah. Kami minta segera dipindahkan ke area tenda,” tambah Qamarudin.
Data sementara mencatat, bencana ini telah merusak berat 10 rumah, 3 musala, dan 12 dapur, serta menyebabkan 1 rumah dan 1 musala roboh.