Dua Ular Piton Bersarang di Plafon TK, Damkar Bangkalan Lakukan Evakuasi
Bangkalan-, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangkalan mengevakuasi dua ekor ular piton jenis sanca kembang yang bersarang di plafon ruang guru sebuah Taman Kanak-Kanak di Desa Sabiyen, Kecamatan Kota Bangkalan.
Evakuasi pertama dilakukan setelah pihak sekolah melaporkan keberadaan seekor ular berukuran besar di dalam plafon ruangan guru. Petugas Damkar yang datang ke lokasi berhasil mengamankan seekor ular piton dengan panjang sekitar empat hingga lima meter.
Namun, selang beberapa jam kemudian, pihak sekolah kembali menghubungi petugas. Pasalnya, mereka menduga masih ada ular lain yang bersembunyi di area plafon sekolah tersebut.
Petugas Damkar kembali melakukan penyisiran dan berhasil menarik keluar seekor ular piton kedua dari salah satu sudut plafon. Ular kedua ini diketahui berukuran lebih kecil, dengan panjang sekitar dua meter.
Diketahui, keberadaan ular-ular tersebut pertama kali terungkap saat pihak sekolah hendak melakukan renovasi bangunan akibat beberapa bagian plafon yang runtuh. Saat dilakukan pemeriksaan oleh para pekerja, mereka justru dikagetkan dengan munculnya ular piton di dalam plafon ruangan.
Situasi tersebut sempat membuat aktivitas sekolah menjadi heboh. Para guru pun segera meminta bantuan petugas Damkar untuk mengevakuasi hewan melata tersebut demi keselamatan warga sekolah.
Kepala Bidang Operasional Damkar Kabupaten Bangkalan, Moh Arif Mahmud, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kemunculan hewan melata, khususnya saat musim penghujan.
“Biasanya ular keluar dari habitatnya dan masuk ke permukiman warga, terutama yang berdekatan dengan area persawahan atau perkebunan,” ujarnya.
Kedua ekor ular piton yang diduga merupakan pasangan jantan dan betina itu kini telah diamankan di Markas Damkar Kabupaten Bangkalan untuk penanganan lebih lanjut.(RHM)