Nelayan Sumenep Cemas, Tumpahan CPO Menyebar Luas Terbawa Arus

Limbah CPO tersebar diperairan Sumenep
Sumber :
  • (Syarif/istimewa)

Sumenep-, Tumpahan puluhan ton minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari kapal tongkang Indo Ocean Marine di pesisir utara Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak hanya mencemari perairan sekitar lokasi kejadian. 

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Kini, minyak mentah itu dilaporkan telah menyebar hingga ke wilayah kepulauan lain, yang jaraknya cukup jauh.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

" minyak yang berwarna kuning itu menyebar luas kemana-mana, kami cukup cemas pak, karena setiap melaut, pasti mendapati minyak tersebut diperairan Sumenep, kami cemas jika ini berdampak negatif ", tutur Suhari, Nelayan.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Suhari berharap persoalan tumpahan Crude Palm Oil (CPO)/ minyak sawit ini segera ditangani dengan cepat dan tepat.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf membenarkan kondisi tersebut, berdasarkan data dan laporan yang dihimpun, sebaran minyak mentah sudah terdeteksi hingga Pulau Sepudi dan Pulau Raas.

 

“Menurut data laporan kami, tumpahan minyak sawit tersebut sudah melebar hingga ke Pulau Sepudi dan Pulau Raas,” kata Syahroni, Kamis (29/1/2026). 

 

Sementara itu, pantauan di lapangan, hingga kini kapal tongkang Indo Ocean Marine masih kandas dan belum berpindah dari lokasi awal di perairan utara Pulau Gili Iyang. 

 

Kapal terlihat masih menempel di atas karang, dengan kondisi lambung yang sebelumnya dilaporkan bocor.

 

Sebelumnya, kapal tongkang Indo Ocean Marine yang mengangkut sekitar 3.000 kiloliter CPO mengalami kecelakaan pada Rabu malam (21/1/2026).