TRAGIS! 6 SANTRI TEWAS TENGGELAM DI KUBANGAN GALIAN C BANGKALAN

Korban tewas tenggelam di Bangkalan
Sumber :

Bangkalan-, Warga Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan digemparkan dengan peristiwa tragis tenggelamnya enam santri di kubangan air bekas galian C di kawasan Bukit Jeddih, Desa Parseh.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Kejadian memilukan ini bermula ketika para korban—yang masih berusia 7 hingga 8 tahun—berangkat mandi ke lokasi galian tanpa sepengetahuan para ustaz maupun santri senior. Padahal, lokasi tersebut telah lama diberi larangan keras karena dinilai sangat berbahaya.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Menurut salah seorang santri senior, keenam korban pergi diam-diam pada sore hari. Menjelang petang, suara teriakan minta tolong tiba-tiba terdengar dari arah kubangan air tersebut. Seorang ustaz yang mendengar teriakan itu langsung mendatangi lokasi dan berusaha menolong.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Namun nahas, setibanya di sana, para korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa—sebagian tergeletak di pinggir kubangan dan sebagian lainnya mengambang di tengah air yang keruh. Sang ustaz yang mencoba menolong pun ikut dilarikan ke puskesmas karena ditemukan lemas tak berdaya, diduga kelelahan saat berusaha menyelamatkan para santri.

 

Enam jenazah santri itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Jeddih. Tubuh mereka penuh lumpur, menyisakan gambaran dramatis betapa sulitnya proses pertolongan di lokasi bekas galian tersebut.

 

Suasana haru dan tangis histeris pecah ketika keluarga para korban tiba di puskesmas dan melihat kondisi anak-anak mereka yang sudah tidak bernyawa.

 

Salah satu santri senior, Holil, menjelaskan bahwa jenazah para korban masih berada di puskesmas karena menunggu kedatangan orang tua mereka yang sedang dalam perjalanan.

 

Hingga kini, warga dan pihak pondok masih shock atas tragedi ini. Lokasi galian C kembali menjadi sorotan karena kerap memakan korban, terlebih ketika dibiarkan menjadi kubangan air dalam yang tidak aman bagi anak-anak. Polisi pun telah melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.