Rekontruksi Santri Tewas Tenggelam, Polres Bangkalan Peragakan 39 Adegan

Rekontruksi Santri Tewas Tenggelam
Sumber :

Bangkalan-, Satreskrim Polres Bangkalan menggelar rekonstruksi kasus tewasnya enam bocah santri yang tenggelam di kubangan air bekas galian C di Bukit Jaddih, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan. Rekonstruksi dilakukan mulai dari area pondok hingga lokasi kejadian untuk mencocokkan kembali keterangan para saksi terhadap rangkaian peristiwa nahas yang terjadi pada Kamis petang lalu.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Sebanyak 39 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Proses ini melibatkan 20 orang, terdiri dari ustaz, ustazah, para santri, serta warga yang saat itu ikut melakukan upaya pertolongan kepada para korban.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Kapolsek Socah, IPTU Pariadi, menjelaskan bahwa seluruh adegan disusun berdasarkan keterangan saksi yang telah diperiksa sebelumnya. Adegan pertama memperagakan momen keberangkatan para santri dari Pondok Jabal Qur’an, naik ke area perbukitan, hingga tiba di lokasi kubangan air bekas tambang galian C yang menjadi tempat tragedi terjadi.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Untuk menggantikan peran enam korban yang telah meninggal dunia, polisi menggunakan santri lain sebagai pemeran pengganti. Setiap adegan diperagakan secara rinci, termasuk momen ketika sebagian santri tercebur ke dalam kubangan, upaya penyelamatan oleh warga, hingga proses evakuasi korban menuju Puskesmas Jeddih.

 

Menurut IPTU Pariadi, rekonstruksi ini sangat diperlukan untuk memperjelas rangkaian kejadian sekaligus memastikan tidak ada keterangan yang meleset ketika proses penyidikan berlangsung.

 

Pihak kepolisian juga menyebutkan bahwa rekonstruksi lanjutan masih dimungkinkan dilakukan, menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur keluar sebagai bagian dari pendalaman penyidikan kasus ini.