Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Madura Belajar di Teras Warga
Bangkalan-, Setelah satu ruang kelas SDN Kajuank 4, Kecamatan Galis, ambruk dan tiga ruang lainnya nyaris roboh, proses belajar mengajar terpaksa dipindah ke teras dan halaman rumah warga. Sebanyak 104 siswa kini menjalani kegiatan belajar di tempat seadanya, sementara para guru tetap berupaya menjaga proses pembelajaran tetap berjalan.
Sebagian siswa belajar lesehan di halaman rumah warga, sementara lainnya menempati beranda rumah sekitar sekolah. Meski cuaca panas dan berdebu, semangat para siswa tidak surut.
Kondisi darurat ini terjadi usai ruang kelas untuk siswa kelas I dan II runtuh beberapa hari lalu. Sementara ruang guru dan kelas lain menunjukkan retakan parah sehingga tidak layak ditempati. Beruntung, insiden terjadi pada sore hari saat sekolah kosong sehingga tidak menimbulkan korban.
Dinas Pendidikan Bangkalan yang meninjau lokasi menyebut bangunan SDN Kajuank 4 merupakan sekolah SD Inpres yang dibangun sekitar tahun 1990-an dan belum pernah direnovasi karena terkendala status tanah. Saat ini proses sertifikasi tanah sedang berlangsung, sehingga pembangunan kembali kemungkinan baru dapat dilakukan pada tahun 2026.
Pihak dinas juga berkoordinasi dengan sekolah, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi sementara, termasuk opsi meminjam ruang madrasah yang masuk siang hari agar siswa tetap bisa belajar dengan layak.