UTM Sosialisasikan Permendiktisaintek 39/2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi

Sosialisasi Permendiktisaintek 39/2025 tentang Penjaminan Mutu PT
Sumber :

Bangkalan-, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Syaikhona Muhammad Kholil, Graha Utama Lantai 10 UTM, Jumat (12/12/2025).

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Sosialisasi tersebut menghadirkan Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dirjendiktisaintek), Mukhamad Najib, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Mukhamad Najib menjelaskan sejumlah perubahan penting dalam regulasi terbaru ini dibandingkan Permendiktisaintek Nomor 53 Tahun 2023, salah satunya terkait status fungsional aparatur sipil negara (ASN).

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Menurutnya, ASN tidak diperkenankan memiliki jabatan fungsional ganda sehingga diperlukan regulasi yang tepat untuk mengatasi kondisi di lapangan. “Meskipun faktanya banyak dokter spesialis yang juga berprofesi sebagai dosen, pada akhirnya hal ini menjadi kompleks dan problematik,” ujarnya.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

Mukhamad Najib juga menyampaikan kebijakan baru terkait akreditasi pendidikan tinggi. Mulai 2026, tidak akan ada lagi jenjang akreditasi berlapis. Program studi yang mengajukan akreditasi hanya akan memperoleh status terakreditasi atau unggul. Selain itu, biaya administrasi akreditasi program studi akan sepenuhnya ditanggung oleh negara.

 

Sementara itu, Rektor UTM Prof. Safi’ menegaskan pentingnya sosialisasi Permendiktisaintek tentang penjaminan mutu agar seluruh pemangku kebijakan di lingkungan kampus memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas kepada mahasiswa.

 

“Hari ini semua kita mengaji ke Pak Direktur Kelembagaan Dirjendiktisaintek Mukhamad Najib. Mumpung hari Jumat, semoga ilmunya dapat, barokahnya juga dapat,” tutur Prof. Safi’.

 

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi sivitas akademika UTM untuk membekali diri menghadapi kebijakan pendidikan tinggi pada 2026 agar lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Berkat kehadiran Pak Direktur, mungkin UTM perlahan tidak lagi menjadi kampus yang terlupakan. Alhamdulillah, tahun ini UTM insyaallah akan selalu diingat karena banyak pejabat kementerian yang hadir ke UTM, termasuk Pak Direktur yang sudah dua kali berkunjung,” pungkasnya.(RHM)