DAMKAR BANGKALAN EVAKUASI NENEK TERKUNCI DI KAMAR MANDI

Damkar Bangkalan evakuasi nenek dari dalam kamar mandi
Sumber :

Bangkalan-, Seorang nenek terpaksa dievakuasi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, setelah terjatuh dan terkunci di dalam kamar mandi rumahnya, Sabtu (17/01/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena pintu kamar mandi berbahan kayu jati.

Tabrak Pohon, Bus Mini Muat Durian Terguling di Bangkalan

 

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Jokotole, Kabupaten Bangkalan. Korban diketahui terjatuh saat berada di dalam kamar mandi usai buang air besar, hingga tak mampu membuka pintu yang terkunci dari dalam.

Ternyata Ini Penyebab Warga Pamekasan Berburu Emas Diselokan

 

Menurut keterangan cucu korban, kejadian bermula saat dirinya mendengar teriakan minta tolong dari dalam kamar mandi. Ia sempat berupaya mendobrak pintu menggunakan tenaga dan alat seadanya, termasuk palu, namun tidak berhasil.

Nenek di Bangkalan Dikeroyok, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

 

“Awalnya saya dengar nenek teriak minta tolong. Saya coba dobrak pintu, tapi tidak bisa karena pintunya tebal,” ujar cucu korban.

 

Karena upaya tersebut tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya menghubungi petugas Damkar Bangkalan. Tim Damkar kemudian datang ke lokasi dan membuka paksa pintu kamar mandi yang terbuat dari kayu jati menggunakan linggis.

 

Dengan peralatan seadanya, petugas berusaha membuka pintu kamar mandi demi menyelamatkan korban yang diketahui sudah terkunci selama kurang lebih satu jam.

 

Setelah pintu berhasil dibuka, petugas mendapati korban yang berusia 77 tahun tersebut tergeletak di lantai kamar mandi. Bahkan, bagian belakang kepala korban mengeluarkan darah akibat benturan saat terjatuh.

 

Korban yang diketahui bernama Fitrih langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Petugas Pemadam Kebakaran Bangkalan, Ortis Iskandar, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa evakuasi berjalan cukup menantang karena kondisi pintu yang kokoh.

 

Sementara itu, hingga kini kondisi Nenek Fitrih masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syamrabu Bangkalan karena kondisinya masih lemas.(RHM)