Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Motor di Bangkalan, Satu Tewas
- Abdur Rahem
Bangkalan-, Kecelakaan lalu lintas tragis melibatkan sebuah mobil ambulans milik salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Madura terjadi di Jalan Raya Tanah Merah Dejeh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah terpental sejauh sekitar dua meter.
Peristiwa nahas ini terekam kamera CCTV milik sebuah toko modern di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat ambulans yang tengah membawa jenazah dari Jakarta menuju Kecamatan Galis melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup tinggi.
Sesampainya di lokasi kejadian, ambulans tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan tersebut diduga tergelincir akibat kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan. Sopir ambulans kemudian membanting setir ke arah kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor yang datang dari arah timur ke barat.
Benturan keras tak terhindarkan. Pengendara motor berinisial M.M, warga Dusun Ghandin, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Bangkalan, langsung terpental ke semak-semak di pinggir jalan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah yang dideritanya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, ambulans yang dikemudikan M.D.S memang melaju dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali. Faktor jalan licin diduga kuat menjadi pemicu utama kecelakaan tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Dugaan sementara, kendaraan tergelincir karena kondisi jalan basah, kemudian sopir kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan hingga terjadi tabrakan,” ujarnya.
Akibat insiden ini, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Sementara ambulans mengalami kerusakan di bagian samping kanan badan kendaraan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat ambulans yang seharusnya menjadi kendaraan prioritas justru terlibat dalam kecelakaan fatal. Meski sedang membawa jenazah, pengemudi tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca buruk yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.(RHM)